6 Cara Budidaya Ayam Elba Untuk Pemula, Mudah Dan Untung
Budidaya ayam elba mampu menjadi solusi peternakan ayam kampung dengan tingkat buatan telur yang tinggi. Kehadiran ayam petelur ini mengambil alih pamor ayam arab yang ketika ini tingkat produksinya mulai menurun. Budidaya ayam ini cukup gampang, mengenang ayam petelur elba cepat bertelur tapi tidak senang mengerami.
Ayam jenis elba sendiri mulai ditemukan oleh Lala Setiawan yang tinggal di Dusun Batikan provinsi Jawa Tengah yang membawa telur tetas Elba dari Arab Saudi sebanyak kurang lebih 60 butir. Sebanyak 3 butir telur sukses menetas yang kemudian berkembang sampai sebanyak kini. Nama elba sendiri diambil dari nama Lala Setiawan yaitu ‘el’ dan ‘ba’ diambil dari nama Dusun Batikan.
Budidaya ayam ini bahwasanya tidak susah. Apabila sebelumnya pernah membudidayakan ayam kampung petelur yang lain, pasti akan cukup mudah ketika merawat ayam petelur jenis elba. Bagi pemula yang terpesona ingin berbagi budidaya ayam ini, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.
Baca Juga : Panduan Cara Merawat Ayam Kate yang Benar untuk Pemula
Ciri-Ciri dan Karakteristik Ayam Elba

Ayam petelur jenis elba ini memiliki beberapa ciri-ciri fisik yang bisa dibedakan dari ayam arab pada umumnya. Pembudidaya pemula mesti mengenali ciri-cirinya supaya tidak tertukar dengan ayam arab atau ayam kampung kebanyakan. Berikut beberapa diantaranya:
- Dari ukuran badan, ayam kampung elba memiliki bobot 1,1 kg untuk betina, dan 1,3 kg untuk jantan. Bentuk badannya ramping, tidak bulat atau mbotol.
- Ayam kampung elba memiliki warna bulu yang menawan, diantaranya putih, coklat muda, coklat bau tanah, serta kuning keemasan. Sehingga cocok juga dijadikan sebagai ayam hias.
- Seperti ras ayam kampung orisinil, ayam kampung elba mempunyai paruh, cakar, jari dan kulit berwarna kuning.
- Memiliki jengger tunggal yang berwarna merah, dan bentuknya relatif lebar.
- Memiliki daun indera pendengaran berwarna putih atau perak.
- Mempunyai cakar yang tidak berbulu.
- Warna cangkang telurnya putih cream sama seperti ayam kampung pada umumnya.
- Produktivitas telur tinggi, namun tidak suka mengeram.
Ayam ini merupakan jenis buff leghorn ialah ayam buras unggul introduksi. Asal dari ayam ini sendiri adalah dari Mediterania, yang kemudian dikembangkan di sekitar wilayah Laut Tengah. Meski begitu ayam kampung elba memiliki banyak penggemar di Amerika Serikat, Denmark, Inggris, Belanda hingga Australia, baik selaku ayam hias maupun ayam petelur.
Perbedaan Ayam Petelur Elba dan Ayam Arab
Perbedaan ayam petelur elba dengan ayam arab sudah mampu dilihat dari bentuk fisiknya. Seperti warna bulu ayam elba yang anggun mirip merah, coklat, kuning dan putih, sedangkan ayam arab hanya memiliki warna putih dan bintik-bintik hitam. Ayam arab memiliki warna kaki hitam, hijau dan ungu, sementara ayam jenis elba mempunyai kaki warna kuning.
Kemudian dari sisi produksinya, ayam arab hanya dapat menciptakan telur sebanyak 200 hingga 235 butir per tahun, sementara ayam kampung elba mampu menciptakan sampai 300 butir telur per ekor setiap tahun.
Keunggulan ayam kampung elba juga tampakdari perbandingan konsumsi pakan dengan ayam arab. Ayam kampung elba mempunyai tingkat konsumsi pakan yang lebih hemat yaitu dengan perbandingan antara 70 gram dengan 80 gram per ekor.
Baca Juga : Rahasia Cara Budidaya Ayam Buras dari Anakan Sampai Dewasa
Cara Merawat Ayam Petelur Elba
Keberhasilan budidaya ayam kampung elba tak lepas dari teknik perawatannya. Meskipun cara perawatannya cukup mudah, ayam jenis ini bila salah dalam bantuan pakan bisa mengurangi produktivitas telurnya. Selain itu situasi di sekitar sangkar juga berpengaruh kepada produktivitas ayam ini. Sehingga bisa dikatakan bahwa ayam kampung elba cukup sensitif selama kala buatan.
Sebagai pemikiran bagi pembudidaya pemula, berikut tindakan cara merawat ayam petelur elba yang mesti dikenali.
1. Pemilihan Lokasi
Lokasi untuk budidaya berperan penting dalam keberlangsungan budidaya ayam petelur ini. Mengingat ayam kampung elba cukup sensitif dengan suasana ramai, maka sebaiknya lokasinya pun jauh dari kebisingan insan. Lokasi juga harus dipastikan kondusif dari predator semoga ayam kampung elba tidak mudah stres.
2. Pembuatan Kandang
Jenis sangkar yang ideal untuk budidaya ayam kampung jenis elba ini yaitu kandang baterai. Buatlah 1 petak untuk 1 ekor ayam. Ukuran sangkar sebaiknya mempunyai panjang 25 cm, dengan lebar 35 cm, tinggi depan 35 cm, dan tinggi belakang 28 cm. Kandang jenis ini akan sangat nyaman dipakai ayam untuk bertelur.
3. Memilih Induk Ayam

Pemilihan induk juga berperan penting karena mampu memengaruhi tingkat buatan dan mutu dari telur-telurnya. Ayam kampung elba sudah bisa bertelur sejak usia 4 bulan. Namun kalau ingin mendapatkan kualitas dan kuantitas telur yang super dari ayam ini, pilihlah indukan yang memiliki ciri-ciri selaku berikut:
- Pernah bertelur sebelumnya sebanyak berulang kali dan sudah terbukti menghasilkan keturunan dengan mutu baik.
- Memiliki performa yang bagus dan priba. Bentuk tubuhnya langsing, bagian perutnya tampak mirip kantung yang berat, sehat, aktif, mempunyai bulu dada tebal dan mengkilap, kakinya terlihat segar dan tidak kering, serta tidak terjangkit penyakit.
- Memiliki bentuk paruh pendek, berpengaruh, rajin mematuk, serta bakir mencari pakan.
- Gerakannya lincah.
- Memiliki mata tajam, jernih dan bulat.
- Memiliki jengger dan pial yang halus, tidak keriput dan mengilap.
- Induk yang kemungkinan besar bisa menyimpan banyak calon telur di dalam tubuhnya tampakdari rongga perut di antara tulang dada dan tulang capit yang berjarak sekitar 4 jari.
- Kloaka induk tampakdalam dan lunak.
- Usia yang ideal yakni 7 bulan.
- Tidak memiliki riwayat penyakit berak kapur, berak darah, lumpuh dan snort.
Baca Juga : Cara Budidaya Ayam Hutan Hijau Terbaru dan Trik Merawat
4. Pemberian Pakan

Pakan yang diberikan memiliki kandungan protein 17%, dan energi sebanyak 2.850 kkal/kg. Kebutuhan per ekor dan perharinya yakni 70 gram. Dengan komposisi ini, akan ditemukan produktivitas telur di atas 80-85% sampai ayam diafkir.
5. Pembersihan Kandang
Jaga kebersihan sangkar semoga induk ayam kampung tidak terjangkit penyakit. Pembersihan sangkar dilaksanakan secara terencana, sesekali lakukan disinfeksi kandang supaya mematikan basil atau penyebab penyakit yang masih menempel di sangkar.
Sebaiknya kandang diberi pagar supaya terhindar dari predator yang mampu saja mengusik proses bertelur. Pastikan juga sangkar tidak sering dilalui orang untuk menyingkir dari ayam mengalami stres.
6. Vaksinasi Rutin
Pemberian vaksin semestinya dilakukan secara rutin untuk meminimalisir kemungkinan terjangkit penyakit. Apabila pembudidaya mendapati nafsu ayam menurun, waktu pemulihan membutuhkan sekitar 1,5 minggu dengan diberi pakan berkualitas.
Demikianlah penjelasan mengenai cara budidaya ayam elba. Ayam ini akan meraih puncak produktivitasnya pada usia 2 tahun, lalu lalu tingkat produksinya akan berangsur-angsur menurun. Ketika kala ini tiba, segera persiapkan pengganti yang siap bertelur adalah mulai dari berusia 4 bulan. Semoga berguna.
Jangan lupa untuk ikuti perkembangan situs web kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram TrikMerawat.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.
Komentar
Posting Komentar